Tiga Puluh Tujuh
Detik demi detik
Kurasakan benar-benar pantas
Berlalu
Membunuh sewaktu-waktu
Tiga Puluh Tujuh
Bersediakah segenap ragaku
Menghulur segenap rasa-rasa
Korbankan segenap asa
Demi dia yang terasing
Dari duniaku
Tiga Puluh Tujuh
Dekat makin dekat
Memilih untuk perjudikan rasa
Bahagia ataupun derita
dia atau Dia
Tiga Puluh Tujuh
Terkadang kian rapuh
Selalu harapkan bahgia menyuluh.




No comments:
Post a Comment