29 September 2015

Tunggulah

tunggulah
bila yang akan kamu tunggu itu sesuatu yang berharga
maka tunggulah
 
karena mungkin tidak ada lagi yang demikian
karena menunggu itupun tidak untuk selamanya kan?
tidak akan menghabiskan seluruh hidupmu kan?
 
bila yang akan kamu tunggu itu
adalah sesuatu yang benar-benar membuat hidupmu
akan menjadi lebih baik
maka tunggulah
 
meskipun orang lain kehabisan sabar terhadap kesabaranmu
biarkan saja
karena kamu lebih tahu tentang dirimu sendiri
dan sesuatu yang sedang kamu tunggu itu
 
kamu mungkin bisa mendapatkan pengganti yang lebih cepat
tetapi menunggu akan membuat sesuatu menjadi semakin berharga
bila yang akan kamu tunggu
adalah sesuatu yang pasti datangnya
maka jangan ragu untuk menunggu
 
karena jarak dalam satuan waktu
akan mengajarkan kita
bagaimana menahan hawa nafsu
bagaimana kita menahan diri
dan bagaimana kita mengisi waktu
dengan hal-hal yang baik selama menunggu
 
dalam menunggu
kamu harus membayar dengan waktumu
untuk sesuatu yang paling kamu inginkan
sebuah harga mahal dari menunggu
karena waktu kamu tidak akan pernah bisa diganti
bahkan dikembalikan
 
dan untuk sesuatu yang berharga
aku percaya
kamu siap membayar semua itu
 
dan bila kamu memintaku untuk menunggu
aku akan melakukannya
karena aku tahu kamu sangat berharga
dan aku juga tahu
bahwa menunggu ini
tidak selamanya
tidak akan menghabiskan seumur hidup
 
tunggulah sebentar
sabar
atau
kamu akan kehilangan.
 
(c) kurniawangunadi
 
 

28 September 2015

Pasti Akan Ada

pasti akan ada
pasti ada orang yang mampu menerimamu
seburuk apapun masa lalu yang kamu miliki
orang yang bisa dengan lapang menerima masa lalu itu
dan menenangkanmu dengan kata-katanya
bahawa itu tidak masalah baginya
karena ia melihatmu hari ini dan mengajakmu ke masa depan
 
pasti ada orang yang bisa menerima segenap kekuranganmu
ketika kamu sibuk menutupinya
ia akan tersenyum dan mengatakan kepadamu
untuk menjadi dirimu sendiri saja
apa adanya
 
akan ada orang yang rela memberi segenap perhatian hidupnya untukmu
meski kamu pada dasarnya bukan siapa-siapa
dia ada untuk menjawab pertanyaan-pertanyaanmu di atas
'apa ada orang yang bisa menerimamu?'
jawabnya, 'ada'
akan ada dan pasti ada
orang yang bisa menerimamu sedemikian rupa
 
kamu akan menemukannya
hanya bila kamu berani mengungkap dengan jujur
tentang siapa dirimu
bagaimana masa lalumu
apa saja ketakutanmu
 
kau akan menemukannya
saat kau berani jujur tentang dirimu sendiri
 
suaracerita (c) kurniawangunadi, dokterfina
 


10 September 2015

Setia

Bismillah.

Khamis yang indah Alhamdulillah. Ok. Taknak cakap banyak. Bangun pagi terus search lagu ni tetiba teringat lepas dengar dalam radio kereta semalam masa hangout dengan Kak Teah and the geng lepas hantar Kak Syera pergi KLIA. So macam suka pulak lagu ni sebab macam just nice. Setakat lirik je mampu. Nak dengar official soundtrack dia pergi carik sendiri dekat youtube. Takde bawa apa-apa maksud okayy, aku tulis dalam ni sebab aku suka. :')

Selamat pagi sayangku
Apa khabar dirimu
Maafkan andai menganggu lenamu
Andai pernah melukakan
Maafkanku tak sengaja
Harus kau dan aku selalu bicara

Kau tahu
Kau satunya
Kumahu
Kita selamanya

Kau dan aku
Mungkin tak sempurna
Kau dan aku
Tahu takkan mudah
Kau dan aku
Mahu kan sempurna
Kau dan aku
Mengharap bahagia

Setia aku
Demi dirimu
Setia aku
Hanya padamu

Andai hatimu berubah
Pastiku cuba fahami
Tetapku melangkah terus berani
Kau tahu
Kau satunya
Kumahu
Kita selamanya

Kau dan aku
Mungkin tak sempurna
Kau dan aku
Tahu tak semudah
Kau dan aku
Mahukan sempurna
Kau dan aku
Mengharap bahagia

Setia
Demi dirimu
Setia aku
Hanya padamu

Terima seadanya
Perbezaan kau dan aku
Biar pun apa saja
Kupercaya kau setia

Kau dan aku
Mengharap bahagia

Setia aku
Demi dirimu
Setia aku
Hanya padamu

Setiaku demi dirimu
Setiaku hanya padamu

Selamat pagi sayangku
Apa khabar dirimu

Setia by Elizabeth Tan & Faizal Tahir

Photo credit to : Ada dalam handphone.

Selalu

Selalu
Ada perkara-perkara
Yang tak mampu diluah

Selalu
Memilih diam
Bisu dari berkata-kata

Selalu
Menangis semahunya
Diwaktu yang lain nyenyak tidurnya

Selalu

8 September 2015

Tetap Bertahan

adakalanya
hati rasa lemah
perasaan semacam lelah
 
adakalanya
rasa mahu saja bazirkan airmata sepanjang hari
agar rasa yang terbeban pergi
 
adakalanya
diri sendiri selalu sahaja tidak dimengerti
monolog dalam hati tanpa didengari
 
adakalanya
mahu tinggal tetap di langit
karena di bumi selalu rasa disakiti, sakit
 
adakalanya
mahu saja lari dari realiti
mahu bernafas dalam dunia fantasi
 
ternyata--
akan hilang sesak di dada
 
ternyata--
hanya bahagia-bahagia saja yang ada
 
cuma
kena harus sedar
bahwa
 
hakikatnya--
seluruh penghidupan
adalah ujian
 
hakikatnya--
sakit
jatuh
perit
terbeban
miskin
kedana
kecewa
bahagia
kaya raya
setiapnya adalah ujian
 
hakikatnya--
beruntung bagi mereka yang berjaya atasi setiapnya
beruntung bagi mereka yang mensyukuri tiap bagiannya
 
wahai segala rasa yang terpuruk dalam hati
terima kasih pernah menjadi bagian
tapi aku mohon
 
segala yang buruk--
silakan berlalu pergi
pergi dari hati
agar bisa kuterus menjaga diri
 
segala yang baik--
mohon terus saja menetap dalam hati
mohon
 
tetaplah, bertahan
 
karena syurga Tuhan
sukar untuk didapatkan.
 
 


7 September 2015

Graduation Day!

Assalamualaikum!

Ok, dah lama tak menulis. Haritu plan nak tulis tapi busy sket. So, ni baru ada kesempatan. First of all, nak ucap Alhamdulillah dah settle urusan pre-reg course dan check in hostel. Alhamdulillah dah siap kemas bilik so sebab tu takde gelisah sangat dah. Even pada awalnya seriously aku cakap, bapak malas gile nak balik UKM. Hmm, tahla, rasa berat. Tapi, sampai bila nak rasa berat kan. Haha, tanggungjawab belajar tak habis lagi. Nak tak nak kene usaha lebih. Renew niat. Aku datang ni niat nak menuntut ilmu semata-mata Allah. Biiznillah.

Ok, sebenarnya taknak cakap pasal semester baru pon haha. Alhamdulillah, minggu lepas 29 Ogos 2015, hari graduasi aku. Okay, sepanjang aku belajar di KUIS selama 5 tahun; foundation 1 tahun, degree 4 tahun, segala jenis suka-duka pahit-manis jatuh-bangun-tergolek ketawa-menangis aku lalui bersama-sama dengan sahabat-sahabat, rakan seperjuangan, mungkin semua itu takkan boleh lagi untuk aku dapatkan di luar sana. Dan, biarlah. Biar semua kenangan itu aku simpan kemas dalam kotak hati.  so far, Alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik. Even ahli keluarga aku tak datang semua, tapi perasaan bahagia yang ada itu memadai dari segala-galanya. Untuk ummi, untuk ayah aku gagahi. :)

Konon-konon sehari sebelum tu ada buat pre-convo ahaha. Tapi tak macam pre-convo pon haha. Satu hal pemandangan main hentam je kat memana pon, then gambar huduh je memasing ahah. Just sesaja snap gambar untuk buat kenangan. Yela, lepasni mesti susah dah nak jumpa ramai-ramai. Sekarang pon dah mula rindu.






Bawah-bawah ni semua masa hari kejadian. Dalam family aku, ayah cakap aku lain dari yang lain. Sebab aku sorang jela tak buat sesi photoshoot dekat studio sempena majlis konvo. Aku yang taknak. Lagipun tak tahu lah, rasa macam takde perasaan sangat. Cukup lah setakat gambar mana yang ada, tak kisah cantik ke tak gambar tu, setakat guna camera handphone je so faham-faham jela kan, tapi cukup dalam tu ada orang-orang yang aku sayang, terpaling memadai bagi aku.


Family aku yang meraikan hari jubah aku. Abang-abang aku tak dapat turun sebab keje. :')


Ummiiiii, i love youuu.


Ayahhh, thank youuuu for everythinggggs.


Niii kawan baik aku dari zaman sekolah menengah. Rumah dia satu taman aku je. Sedih campur terharu sebab dia sudi bazirkan masa dia untuk datang majlis konvo aku. Dahla datang dari jauh. Huwaaaa, thank you syu. tak tau pon dia nak datang. Tak tau pon dia contact kakak aku cakap nak datang. Masa keluar dari dewan, bila pergi kat family aku, terkejut beruk tengok dia ada sekali. Wei, aku hargaiiiiii. Sayang ko sangat-sangat. :'(



Bersama-sama dengan kalian, aku gembira syukur. :)


Mereka adalah bintang dalam hati aku. :)


Half of my classmates.


Haiii, kami F4. Yeayyy kami officially grad! :)

Alhamdulillah, Thank You Allah. :')

Tamat sudah satu episod dalam hidup. Banyak lagi episod-episod akan datang in shaa Allah, andai diberi keizinan dari Tuhan untuk terus meminjam jasad dan terus bernafas dalam jiwa hamba.

Love.

3 September 2015

Ujian

Bila Engkau mengujiku dengan paras rupawan,
Maka jadikan mataku memiliki kepekaan untuk bisa melihat yang ada di dalam hati.

Bila Engkau mengujiku dengan suara,
Maka jadikan telingaku memiliki kepekaan untuk bisa mendengar kebenaran, bukan rayuan.

Bila Engkau mengujiku dengan begitu banyak kebaikan,
Maka jadikan hatiku memiliki perasaan lurus, perasaan yang tidak mudah berubah hanya karena kebaikan seseorang.

Bila Engkau menguji dengan ketidakpastian,
Maka jadikan pikiranku jernih untuk segera mengambil keputusan.

Bila Engkau mengujiku dengan banyaknya pilihan,
Maka jadikan nuraniku mampu mendengar petunjukMu, bahwa hanya ada satu yang layak dituju bukan dipilih.

Bila Engkau mengujiku dengan waktu,
Maka jadikan kesabaranku memiliki batas yang lebih panjang dari waktu yang kau berikan.

Bila Engkau mengujiku dengan kehadirannya,
Maka jadikan aku orang paling bersabar menghadapinya.